Dari BINUS ke Qingdao: Perjalanan Mahasiswa Global Business Chinese Menembus Dunia

Tiga mahasiswa Program Studi Global Business Chinese BINUS University — Gabriel Alexander Ju, Reysen Luis, dan Devina Aryani — kini tengah menjalani semester penuh inspirasi di Qingdao City University, Tiongkok.
Dengan bekal pembelajaran Bahasa Mandarin yang kuat dari BINUS, mereka berani melangkah ke panggung global, menghadapi tantangan nyata, dan memperluas wawasan lintas budaya.
Menghadapi Tantangan Bahasa Sehari-hari
Setibanya di Tiongkok, tantangan terbesar yang mereka hadapi adalah menyesuaikan diri dengan kecepatan berbicara dan aksen lokal dalam percakapan sehari-hari.
“Waktu pertama kali datang ke Tiongkok, tantangan paling terasa itu pas harus tanya-tanya atau beli barang. Aksen dan cara mereka ngomong yang super cepat bikin agak ngeblank di awal. Tapi lama-lama juga jadi terbiasa kok,” ujar mereka.
Peran Pembelajaran di BINUS
Pengalaman belajar di BINUS terbukti sangat membantu dalam masa adaptasi ini.
“Setiap ada kosakata baru, dosen menjelaskan dengan sangat detail menggunakan Bahasa Mandarin sederhana, dan selalu mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari di Tiongkok. Itu membuat kami jauh lebih cepat paham dan lebih siap beradaptasi,” ungkap mereka.
Pesan untuk Mahasiswa yang Akan Mengikuti Student Exchange
Mereka juga berbagi pesan bagi teman-teman yang ingin mengikuti program student exchange:
“Selagi masih muda, punya waktu, dan orang tua masih bisa support biaya belajar, kenapa nggak dimanfaatin? Kesempatan kuliah di luar negeri itu benar-benar berharga — mulai dari pengalaman, belajar budaya dan bahasa langsung di negaranya, sampai hal-hal positif lainnya yang nggak bisa didapatkan di tempat lain,” kata mereka dengan semangat.
Program Student Exchange ini membuktikan bahwa dengan bekal akademik yang tepat dan semangat belajar yang tinggi, mahasiswa Global Business Chinese BINUS mampu melangkah lebih jauh, siap menghadapi dunia global yang dinamis.
Comments :