Mahasiswa University of Sydney Ikuti Program BIPA di BINUS, Padukan Bahasa dan Budaya Kuliner
Melalui Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), Universitas BINUS sukses menyelenggarakan program pembelajaran intensif yang berkolaborasi dengan mahasiswa dari University of Sydney, Australia. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 24-25 November 2025, dirancang untuk memperkaya pemahaman peserta mengenai bahasa dan budaya Indonesia secara mendalam dan praktis.
Hari Pertama: Fokus Pembelajaran di Kampus BINUS Senayan

Pada tanggal 24 November 2025, kegiatan dipusatkan di kampus BINUS Senayan. Para mahasiswa University of Sydney berpartisipasi dalam sesi kelas yang berfokus pada penguasaan tata bahasa, kosakata, dan komunikasi Bahasa Indonesia sehari-hari.
Sesi pembelajaran ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga interaktif, di mana peserta didorong untuk mempraktikkan langsung kemampuan berbahasa mereka dalam percakapan secara langsung. Tujuannya adalah membangun fondasi bahasa yang kuat agar mahasiswa asing lebih percaya diri berinteraksi di lingkungan sosial Indonesia.
Hari Kedua: Imersi Budaya Melalui Kelas Memasak

Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua, 25 November 2025 di BINUS Center yang berlokasi di Kemanggisan, Jakarta Barat. Hari kedua dirancang untuk memberikan pengalaman mendalam dengan memadukan pembelajaran bahasa dan praktik budaya.
Melanjutkan materi hari sebelumnya, BINUS mengajak para mahasiswa untuk mengikuti sesi kelas memasak. Dalam sesi ini, para mahasiswa diajak untuk belajar memasak salah satu hidangan khas Indonesia, yaitu mie tek-tek. Proses belajar memasak ini menjadi wadah yang efektif untuk:
- Memperkenalkan kosakata praktis: peserta secara langsung mempelajari istilah-istilah dapur, nama bahan makanan, dan instruksi memasak dalam Bahasa Indonesia.
- Mendalami nilai budaya: mengenal keragaman rempah dan cara penyajian makanan yang merupakan bagian integral dari budaya Indonesia.
Program BIPA BINUS secara aktif berupaya menjadikan Bahasa Indonesia tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai pintu gerbang menuju kekayaan budaya Nusantara. Para peserta dari University of Sydney menyambut baik program ini, menyatakan bahwa perpaduan antara pembelajaran di kelas dan pengalaman langsung, seperti sesi memasak, memberikan wawasan yang tak ternilai mengenai kehidupan dan bahasa sehari-hari di Indonesia.
Comments :